Yang Termasuk Kedalam Jenis Algoritma Percabangan Adalah

Apa itu Algoritma Percabangan?

Sebelum membahas jenis-jenis algoritma percabangan yang ada, sebaiknya kita memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan algoritma percabangan. Algoritma percabangan adalah sebuah metode dalam pemrograman yang digunakan untuk mengeksekusi sebuah perintah atau instruksi sesuai dengan kondisi yang telah ditentukan.

Jenis-Jenis Algoritma Percabangan

Terdapat beberapa jenis algoritma percabangan yang umum digunakan dalam pemrograman. Berikut adalah penjelasan mengenai jenis-jenis algoritma percabangan tersebut:

1. If-else

Jenis algoritma percabangan yang pertama adalah if-else. If-else digunakan untuk mengeksekusi sebuah perintah jika kondisi yang ditentukan terpenuhi atau tidak terpenuhi. Misalnya, jika nilai variabel a lebih besar dari 10 maka eksekusi perintah A, namun jika tidak maka eksekusi perintah B.

2. Switch-case

Jenis algoritma percabangan yang kedua adalah switch-case. Switch-case digunakan untuk mengeksekusi sebuah perintah berdasarkan nilai dari sebuah variabel. Misalnya, jika nilai variabel a adalah 1 maka eksekusi perintah A, jika nilai variabel a adalah 2 maka eksekusi perintah B, dan seterusnya.

3. Nested if

Jenis algoritma percabangan yang ketiga adalah nested if. Nested if digunakan untuk mengeksekusi sebuah perintah jika kondisi yang ditentukan terpenuhi dan juga memeriksa kondisi lain yang terkait dengan kondisi tersebut. Misalnya, jika nilai variabel a lebih besar dari 10 dan nilai variabel b lebih kecil dari 20 maka eksekusi perintah A.

4. Ternary operator

Jenis algoritma percabangan yang keempat adalah ternary operator. Ternary operator digunakan untuk mengeksekusi sebuah perintah sesuai dengan kondisi yang ditentukan dalam satu baris kode. Misalnya, jika nilai variabel a lebih besar dari 10 maka nilai variabel b sama dengan 20, jika tidak maka nilai variabel b sama dengan 10.

5. If-elseif-else

Jenis algoritma percabangan yang kelima adalah if-elseif-else. If-elseif-else digunakan untuk mengeksekusi sebuah perintah berdasarkan beberapa kondisi yang telah ditentukan. Misalnya, jika nilai variabel a adalah 1 maka eksekusi perintah A, jika nilai variabel a adalah 2 maka eksekusi perintah B, namun jika nilai variabel a adalah 3 maka eksekusi perintah C.

Kesimpulan

Dalam pemrograman, algoritma percabangan sangatlah penting untuk mengatur eksekusi sebuah program sesuai dengan kondisi yang telah ditentukan. Terdapat beberapa jenis algoritma percabangan yang umum digunakan, seperti if-else, switch-case, nested if, ternary operator, dan if-elseif-else. Dengan memahami jenis-jenis algoritma percabangan tersebut, kita dapat memilih algoritma yang tepat untuk digunakan dalam sebuah program.

Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya!

Tinggalkan komentar